Monday, 27 July 2015

Contoh MARKETING DAN PERILAKU KONSUMEN

           Apa itu pemasaran?

Marketing
“Rangkaian proses untuk menciptakan, mengkomunikasikan , dan pengiriman pada konsumen danmengelola hubungan baik dengan konsumen melalui berbagai cara yang daoat memberikan manfaat bagi organisasi dan npemangku kepentingan.
Meberikan nilai dan kepuasan
Konsumen membeli nilai terbaik yang ditawarkan produk ketika sesuain dengan kebutuhan dan keinginan

Value and Benefits
Value : perbandungan manfaat suatu produk  dengan biaya pengorbanan.
Benefits : tidak hanya meliputi fungsi produk tetapi juga kepuassan emosional dihubungkan dengan kepemilikan, penglaman , atau apa yang dimiliki.
Value and Utility
Form utility peningkatan nilai krn bentuk
Time utility peningkatan nilai krn waktu
Place utility peningkatan nilai krn tempat
Ownership utility peningkatan nilai krn kepemilikan

Goods, Services, and Ideas
Consumer goods: Barang berujud yang dibeli oelh konsumen untuk memenuhi keperluan individu /pribadi.
Industrial goods: barang khusus yang digunakan oelh perusahan untuk diproses/ dibuat kembali dalam produk lain.
Services: Karakteristik barang tidak berujud(nonpisik)
Relationship Marketing
Membangun emphati yang baik dengan konsumer dan supplier.

Lingkungan Pemasaran
Lingkungan politik- hukum
Lingkungan sosial  budaya
Lingkungan Teknologi
Longkungan ekonomi
Lin gkungan persaingan
Barang subtitusi
Persaingan brand
Persaingan Internasional

Strategy: Bauran Pemasaran
Marketing Plan
Detil Strategi yang berfokus pada usaha2 pemasaran yang tertuju pada keingingan ddan kebutuhan konsumen.
Marketing Mix/ Bauran Pemasaran
Product
Deferensiasi  product
Pricing
Memilih harga terbaik untuk menjual produk.
Place
Pendistribusian seluruh produk dengan saluran yang tepat.
Promotion
Pengkomunikasian informasi tentang suatu produk

Target Markets
Kelompok konsumen dengan kemiripan kebutuhan dan keinginan yang dapat diharapkan menunjukan keinginan produk yang sama.
Market Segmentation
Pembagian pasar dalam suatu katagori konsumen atau “segments”
Geographic
Demographic
Psychographic


Memahami perilaku Konsumen

Mempengaruhi perilaku konsumen
Pengaruh secara psikologies
Pengaruh sectr personal.
Pengaruh sosial
Pengaruh kultural
Brand Loyalty
Konsumen yang secara reluer membeli produk karena mereka puas dengasn performance barang.


Pengorganisaian Marketing dan perilaku pembelian

Organizational Markets
Pasar Industri
Bisnis yang membeli barang untuk dirubah mejadi produk lain.
Reseller Markets
Perantara , meliputi pedagang besar dan pengecer, yang membeli dan menjual kebali barang tsb.
Government and Institutional Markets
Pemerintah pusat dan derah
Organisasi non pemerintah.


Pengorganisaian Marketing dan perilaku pembelian

Pengorganisasian perilaku pembelian
Perbedaan dalam pembelian
Pengornagnisasian pembeli adalah kesepakatan yang profesional pembeli dan penjual (istilah pembelian)
Specialists dalam pembelian item produk.
Experts tentang produk yang dibeli.
Pembedaan  hubuangan pembeli dan penjual.
Frekwensi pembelian
Kedalaman hubungan jangka panjang.
Pembeli dan penjual bisa erat bekerja.
Menekankan penjualan personal

Contoh Cara mengenali potensi diri

* Siapakah saya?
* Sudahkah saya mengenal diri saya sendiri?
* Hal yang saya minati?
* Bagaimana saya menjalankan hidup yang
   bermakna?
*Bagaimana saya ingin diingat saat tiada nanti?
 (Suhardono, 2012).


Your Job is not Your Career: Your job should
never define you.
Pekerjaanmu tidak pernah menggambarkan
siapa dirimu. Pekerjaanmu belum tentu sama
dengan karirmu.

Pekerjaan vs Karir

Pekerjaan
*Alat/instrumen perusahaan untuk mencapai
  tujuan organisasi
* Sarana bagi individu untuk memenuhi
  kebutuhan dan berkarya
* Jalan untuk berkembang secara pribadi dan
   profesional untuk memperoleh capaian
   pribadi dan berkontribusi untuk lingkungan


Karir
* Bagaimana mengenal keunikan diri dan mengetahui hal-hal
   yang amat sangat diminati (your passion).
* Bagaimanaa menjalankan hidup yang bermakna (your purpose
   of life).
* Bagaimana kita ingin diingat saat tiada nanti (your values).
* Bagaimana untuk senantiasa punya pandangan positif
   sepanjang hidup (your motivation).
* Semangat untuk terus melakukan perbedaan dalam hidup
   sekarang (your action).
* Bagaimana mencapai kebahagiaan dan
   kepuasan/ketercapaian dalam hidup

A. Mengenali Potensi Diri = Mengenali
Kepribadian
Manusia lahir memiliki karakter dan
kepribadian yang berbeda-beda.
Karakter dan watak individu yang konsisten,
terus-menerus dilakukan, memberikan
identitas baginya -> kepribadian

B.  Pandangan individu tentang dirinya,
meliputi gambaran tentang diri dan
kepribadian yang diinginkan, yang diperoleh
melalui pengalamandan interaksi yang
mencakup aspek fisik atau psikologis.


Calhoun dan Acocella (1990) menjelaskan bahwa konsep diri
terdiri atas tiga dimensi yang meliputi:
*1. Pengetahuan terhadap diri sendiri (real-self).
 Usia, jenis kelamin, kebangsaan, suku pekerjaan dan
 lain-lain, yang kemudian menjadi daftar julukan yang
 menempatkan seseorang ke dalam kelompok tertentu.

* 2. Pengharapan mengenai diri sendiri
(ideal-self).
 Pandangan tentang kemungkinan yang
diinginkan terjadi pada diri seseorang di
masa depan.
* Pengharapan ini merupakan
 diri ideal.

*3. Penilaian tentang diri sendiri (social-self).
Penilaian dan evaluasi antara pengharapan mengenai
diri seseorang dengan standar dirinya.
Yang akan menghasilkan harga diri yang berarti
seberapa besar orang menyukai
 dirinya sendiri.

Pembentukan konsep Diri

* Konsep diri merupakan proses yang
berkelanjutan sepanjang hidup
manusia. Konsep diri masih dapat diubah
asalkan ada keinginan
dari orang yang bersangkutan.